Bissmillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah penguasa semesta alam. yang hanya dengan karunia-Nyalah hingga hari ini kita semua masih diberi kesempatan untuk menarik nafas dalam-dalam.
Tak lupa Sholawat serta Salam marilah kita hadiahkan kepada Baginda Nabi Besar kita Muhammad SAW. yang dengan ke-Istiqomahan beliau dalam memperjuangkan Addin al-islam, hingga hari ini kita masih bisa merasakan manisnya iman.Amin.
Pada kesempatan kali ini, penulis ingin berbagi informasi mengenai CINTA Dalam Pandangan ISLAM yang merujuk kepada Hadist-hadist Rosulullah Shollaulahu 'alaihi Wasallam. Hal ini menjadi penting untuk penulis sampaikan karena pada saat ini marak sekali pemuda maupun pemudi yang secara jelas telah salah dalam mendefinisikan cinta.
Berikut Hadist-hadist Rasulullah tentang cinta:
Pada kesempatan kali ini, penulis ingin berbagi informasi mengenai CINTA Dalam Pandangan ISLAM yang merujuk kepada Hadist-hadist Rosulullah Shollaulahu 'alaihi Wasallam. Hal ini menjadi penting untuk penulis sampaikan karena pada saat ini marak sekali pemuda maupun pemudi yang secara jelas telah salah dalam mendefinisikan cinta.
Berikut Hadist-hadist Rasulullah tentang cinta:
:قآلَ رَسٌوْلُ الله ص.م
اَحْبِبْ حَبِيْبَكَ هَوْنًآمآ عَشَآ اَنْ يَكُوْنَ بَغِيْضَكَ يَوْمَآً مآ، وَآبْغِضْ بَغِيْضَكَ هَوْنأمآ عَشآ آنْ يَكُوْنَ حَبِيْبَكَ يَوْمأمآ.
(رواه اترميذى)
Rasulullah SAW bersabda:
"Cintailah kekasihmu sewajarnya saja, karena bisa saja kelak ia akan menjadi musuhmu dan musuhilah musuhmu biasa saja, karena bisa saja kelak ia akan menjadi kekasihmu."
(HR. Tirmidzi)
Dari hadist diatas kita bisa memahami bahwasannya Rasulullah memerintahkan kita untuk mencintai maupun memusuhi dalam batas yang sewajarnya atau tidak berlebihan, juga tidak kekurangan. Ini dikarenakan, sesuatu yang melampaui batas tidaklah pernah terlihat baik, bahkan Allah rabbul 'izzati pun tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
Hal ini dipertegas lewat firman Allah yang berbunyi :
Hal ini dipertegas lewat firman Allah yang berbunyi :
بسم الله الرحمن الرحيم
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحَرِّمُوا طَيِّبَاتِ مَا أَحَلَّ اللَّـهُ لَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا إِنَّ اللَّـهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
( ٨٧ :الماءيدة)
( ٨٧ :الماءيدة)
Artinya:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."(Qs 5:87)
Allah Subhanahu wa ta'ala juga berfirman dalam Hasidt Kudsi-Nya:
”Pasti akan mendapat cintaKu orang-orang yang cinta-mencintai karena
Aku, saling kunjung-mengunjungi karena Aku dan saling memberi karena
Aku.” (Hadits Qudsi)”.
Juga diriwayatkan oleh Hakim, Khatib, Ibnu Asakir, Dailami dan lainnya, Rasulullah bersabda:
" Barang siapa yang jatuh cinta, lalu tetap menjaga kesucian dirinnya,
menyembunyikan rasa cintanya dan bersabar hingga mati maka dia mati
syahid.” Sungguh sangat beruntung orang yang mencintai dengan kesucian
diri dan berlindung dari godaan syetan yang terkutuk. Tentunya orang
yang menjaga cintanya yang suci hingga ia meninggal dunia".
Nah,, sahabatku sekalian, cinta adalah fitrah manusia yang diberikan oleh Allah SWT. yang tentunya diciptakan untuk saling mengasihi antar sesama manusia, apa jadinya jika dunia tanpa cinta? pastinya dunia akan porak poranda, saling bentrok dimana-mana, kedzoliman akan terlihat biasa, dan waah sulit deh di ungkapkannya, toh ada cinta pun itu semua terjadi, bagaimana jika tidak??
untuk itu, pesan penulis kepada pemuda dan pemudi yang masih mencari cinta sejati, cintailah seseorang itu karena Allah SWT. karena jika kita mencintai karena Allah, kita akan selalu ikhlas menerima apapun yang Allah kehendaki kepada kita. tul gak?? hhe